Structure Engineering and Earth Quake

Vulnerability Assessment in Geotechnical Structures at Homogeneous Soil

Ass. wr.wb.

Wahhh, ternyata udah 2 bulan nih ngak upload tulisan. Sepertinya masa2 liburan bersama keluarga setelah menyelesaikan master telah berakhir. Sebenarnya sih pingin terus liburan, tapi dapur kan harus berasap lagi, hehe. InsyaAllah, jika tidak ada masalah, mulai bulan ini saya akan memulai bekerja di Bappeda Kota Padang sebagai staf ahli mitigasi gempa selama setahun.

Untuk tulisan kali ini, saya akan memuat sebagian kecil dari isi master thesis saya yang berjudul  “Vulnerability Assessment in Geotechnical Structures”. Inti dari thesis saya adalah tidak jauh2 dari pushover, eittt, tunggu dulu, karena pushover yg ini bukan untuk bangunan atas, tetapi untuk pondasi. Pernah membayangkan sebelumnya ngak bagaimana pushover dilakukan terhadap pondasi seperti pile, retaining wall dan embankment ?

Biasanya kita selalu melakukan pushover terhadap gedung tinggi atau tower yang fisiknya sangat jelas terlihat. Konsep pushover saat ini telah berkembang menjadi analisa probabilitas dimana hasilnya lebih mendekati kenyataan dan lebih bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Vulnerability Methodology yang diperkenalkan oleh HAZUS (FEMA) pada tahun 2006 telah memperkaya pengetahuan kita terhadap manfaat pushover itu sendiri.

Didalam HAZUS, kita akan menemukan fragility curve yg dihasilkan antara response spectrum dan capacity curve. Perpaduan curva ini tidak lain adalah performance point yg dihasilkan dari proses pushover. Biasanya, untuk menemukan performance point, kita cukup menggunakan satu time history untuk menemukan titik temu antara kedua curva tersebut. Di dalam konsep HAZUS, kita membutuhkan ratusan time histories untuk menemukan ratusan performance point sehingga kita harus menggunakan lognormal distribusi untuk menghasilkan klasifikasi kerusakan (Damage cases) yg kita butuhkan untuk menentukan vulnerability classes.

Dengan menggunakan ratusan input time histories, maka kita mengasumsikan bahwa bangunan yg kita desain telah disimulasi dengan menggunakan data gempa2 puluhan tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil penentuan damage case yg kita peroleh akan lebih akurat dan lebih terpercaya dibandingkan metode perhitungan pushover sebelumnya.

Penjelasan diatas adalah Metode Vulnerability Assessment untuk struktur gedung atau bangunan diatas tanah. Sedangkan thesis saya adalah bangunan di bawah tanah, alias pondasi. Sebenarnya ilmu ini masih sangat prematur karena masih banyak ahli geotech yg tidak yakin bahwa pushover bisa dilakukan terhadap pondasi. Hal ini lah yang melatarbelakangi saya diminta untuk membuktikannya, apakah filosofi pushover bisa diaplikasikan untuk pondasi atau tidak.

Tapi jgn anda membayangkan bahwa saya menggunakan metode pushover utk bangunan atas, tentu saja tidak, karena pondasi memiliki interaksi langsung terhadap tanah yang sering disebut dengan SSI (Soil-Structure Interaction). Software yang saya gunakan bukanlah software standard untuk pushover seperti SAP 2000 atau ETABS 2000, melainkan Plaxis v.8.2, yang tidak lain adalah software finite element khusus untuk pondasi. Hasil dari software ini di bandingkan dengan EERA, yaitu software berbasis fortran yg disajikan dalam format microsoft excel, yg hasilnya adalah analytic solution.

Singkat ceritanya, jika anda tertarik dibidang ini, silahkan download ringkasan hasil penelitian saya ini. InsyaAllah bermanfaat, walaupun cukup rumit, hehe.

Wassalam

Advertisements

January 13, 2012 Posted by | Applied Geotechnical | 1 Comment

Sekedar info

Melalui blog ini, saya ingin berbagi info tentang kegiatan Yayasan Kemaslahatan Ummat yang telah berjalan aktif di Banda Aceh. Info lengkapnya bisa dilihat melalui website http://www.kemaslahatan-ummat.org

Terimakasih atas segala perhatian dan partisipasinya

November 4, 2011 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Seismic Microzonation in Banda Aceh

Setelah sebelumnya saya menulis tentang seismic microzonation di Padang, saya mencoba untuk kota Banda Aceh. Tulisan ini juga berkaitan dengan penulisan paper yang diadakan oleh Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC)-Unsyiah (http://www.aiwest-dr.org/2011/).

Isi paper selengkapnya, bisa di download melalui link di bawah ini

firdaus_Paper-format-for-AIWEST-DR-2011

Jika ada hal yg perlu di tanyakan, silahkan hubungi saya via email atau comment di posting ini.

wassalam

Add to Facebook

October 1, 2011 Posted by | Seismic Design | Leave a comment

Extended Verification Finite Element Program Plaxis and Analytical Solution in Elastodynamics (EERA)

Terus terang, materi ini relatif baru bagi saya, dimana saya ditugaskan oleh Prof untuk memeriksa dan menvalidasi beberapa paper PhD yang notabene pengetahuannya jauh lebih tinggi dari saya. Dengan keterbatasan pengetahuan saya terhadap signal processing dan software Plaxis yang dikhususkan untuk geotechnical Engineering, saya mencoba menelulusi dan menemukan output yang diberikan didalam paper-paper tersebut. Tulisan ini bisa dikatakan belum selesai, karena proses selanjutnya adalah Vulnerability Assessment in Geotechnical Engineering yang akan saya lanjutkan dalam master thesis di semester ini.

Bagi yang mendalami bidang ilmu signal processing di geotechnical engineering, tulisan ini semoga membantu anda untuk menemukan solusi melalui analytic solution (EERA) dan finite element solution (Plaxis). Dengan menggunakan Plaxis, kita bisa memodelkan berbagai geotechnical building yang dianalisa secara statis maupun dinamis.

Untuk lebih jelasnya, silahkan baca laporan saya yang berkaitan dengan

Extended Verification Finite Element Program Plaxis and Analytical Solution in Elastodynamics _EERA_

July 14, 2011 Posted by | Applied Geotechnical | Leave a comment

References of Pushover

Beberapa pedoman (referensi) penghitungan pushover terhadap struktur gedung telah banyak diberikan oleh beberapa international institute, seperti FEMA 440 dan ATC 40. Berikut ini beberapa link yang bisa di download sebagai referensi pushover:

  1. fema_440_part2
  2. fema440

June 18, 2011 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Online Indonesia Map Based on GIS

Akhir2 ini, aplikasi pemetaan sudah sangat familiar dan berguna bagi pengendara atau engineer. Seperti halnya perangkat GPS mobile di mobil2 yg digunakan untuk memantu pengendara agar menemukan tujuannya secara tepat dan cepat. Google map atau Google earth merupakan software yang telah digunakan tujaan manusia dalam menentukan posisi suatu tempat bahkan bisa menemukan daerah yang sama sekali belum dikenal sebelumnya.

Bagi para earthquake engineer, penggunaan software berbasis GIS (Geographic information system) sangat bermanfaat dalam menganalisa daerah2 rawan gempa dan menata ulang kembali tata letak kota yang selama ini kurang mempertimbangkan faktor keselamatan akibat kerusakan gempa yang selama ini terus terjadi.

Saat ini saya sedang mengembangkan pemetaan daerah2 rawan gempa di Indonesia berbasis GIS yang dapat disajikan didalam website. Peta online ini menurut saya sangat bermanfaat bagi pemerintah lokal untuk mengevaluasi tata letak kota terhadap dampak gempa dan tsunami. Website tersebut dapat di akses dialamat

http://webgis.kemaslahatan-ummat.org

Jika ada hal yang perlu ditanyakan, silahkan tulis komentar atau email ke alikomeni@gmail.com

May 6, 2011 Posted by | Seismic Design | Leave a comment

Evaluation and Re-Design of Structures by using Perform3D

Penggunaan software ETABS 2000 untuk menentukan daya dukung gedung akibat beban gempa telah begitu familiar di lingkungan engineer, bahkan bisa dibilang software wajib yg harus digunakan dalam mendesain gedung tahan gempa. Namun ada hal lain yang belum diketahui bahwa cakupan ETABS 2000 tidak begitu detail jika kita ingin lebih mengetahui tingkat kerusakan yang dialami elemen struktur gedung yang bisa diklasifikasi dengan limit state yang diperoleh dari capacity curve. Capacity curve ini diperoleh dari proses pushover seperti halnya di ETABS.

Berikut ini laporan singkat mengenai software perform3D dalam meretrofit gedung sebelum dan sesudah gempa.

Semoga Bermanfaat bagi anda semua.

EVALUATION AND RE-DESIGN OF STRUCTURES

May 5, 2011 Posted by | Seismic Design | 2 Comments

GIS and Building Stocks of Indonesia

Urusan pemetaan, dari jaman purba telah dilakukan oleh nenek moyang kita. Dulu, peta biasanya dibuat untuk meletakkan harta karun atau lokasi persembunyian. Namun saat ini pemetaan digunakan secara lebih scientific seperti mengindentifikasi Sumber Day Alam, memprediksi bencana alam, menentukan batas teritorial dan sebagainya.

Saat ini, telah begitu banyak software yang dikembangkan untuk membuat peta yg lebih detail dan akurat. Google earth adalah salah satu freeware yang telah digunakan hampir semua engineer untuk mengidentifikasi kondisi suatu daerah. Namun tool ini harus didukung oleh beberapa software seperti MapInfo dan ArcGIS agar peta yg dibuat lebih akurat.

Berikut ini laporan singkat tentang GIS and Building Stocks di Indonesia yang saya buat dengan menggunakan software MapInfo, ArcGIS, Google Earth dan Sketchup.

Project Rainbow I

Jika ada hal yg ingin ditanyakan, silahkan email ke alikomeini@gmail.com

March 10, 2011 Posted by | Uncategorized | 2 Comments

Preliminary Seismic Microzonation at West Sumatera, Indonesia

well, berbicara tentang seismic microzonation, berarti kita harus mengetahui tentang parameter-parameter kegempaan dan GIS software. Ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah untuk melakukan relokasi daerah-daerah yang rawan bencana alam, seperti gempa banjir, tsunami dan longsor.

Berikut ini saya memeberikan sedikit panduan untuk membuat seismic microzonation di Kota Padang. Anda juga bisa melakukannya di daerah anda masing2 selama anda memiliki data yang akurat dan terpercaya.

Laporan ini didukung oleh program mapinfo v.10 dan beberapa data penting dari USGS website.

Jika ada hal yang kurang dipahami, silahkan kirim email ke alikomeini@gmail.com atau tulis lgsg di form komentar.

Silahkan download file melalui link di bawah ini

report_firdaus_microzonation

January 20, 2011 Posted by | Seismic Design | Leave a comment

REGIONAL GROUND MOTION PREDICTION AND DATABASE

Bagi yang berminat mendapatkan laporan singkat mengenai GMPE (Ground Motion and Prediction Equation) tentang Indonesia serta database gempa, berikut ini link

REGIONAL GROUND MOTION PREDICTION AND DATABASE

January 6, 2011 Posted by | Seismic Design | Leave a comment